
Sabtu, 13 Desember 2025 yang bertempat di Cafe JPW Garden Depok. Srimanganti Nusantara menggelar sebuah diskusi gerakan berkolaborasi lagi bersama Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulaman dengan mengangkat judul “Krisis Iklim dan Perubahan Sosial: Peran Vital Perempuan Muda”.
Dengan maraknya kejadian deforestasi yang terjadi di Indonesia, khususnya Pulau Sumatera. Banyak hal-hal yang menjadi sorotan atas terjadinya hal tersebut. Dan pada dasarnya peristiwa krisis iklim ini tidak bisa lepas dari Hukum Kausalitas yang berkaitan dengan sebab dan akibat.
“Bencana alam yang terjadi saat ini, seperti banjir dan longsor, disebabkan oleh penebangan liar. Akar pohon yang seharusnya berfungsi sebagai penyangga tanah menjadi hilang, sehingga tanah menjadi tidak stabil dan memicu bencana. IPPNU turut berpartisipasi dalam menjaga kelestarian lingkungan, salah satunya melalui kegiatan penanaman pohon. Pohon-pohon yang telah ditanam mulai menunjukkan pertumbuhan” menjadi pembuka yang diberikan oleh Selvi Febrianti selaky Ketua IPPNU Kota Depok.
Inas Aqila selaku pemantik yang dihadirkan dari Srimanganti Nusantara menjelaskan bahwa

“Peran perempuan muda sangat penting, yaitu dengan menjadi ‘ibu bagi alam’, yang menjaga dan menyadarkan lingkungan dimulai dari sekitar. Perempuan memiliki peran besar dalam pengelolaan sampah, seperti penggunaan tisu dan plastik. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran untuk mengurangi sampah, mengelola energi listrik dengan bijak, serta mendaur ulang botol plastik. Dan juga perempuan diharapkan menjadi penggerak utama dan sosok vital dalam kampanye serta aksi nyata pelestarian lingkungan”.