Yayasan Srimanganti Nusantara

Publikasi

Pilar Perubahan dari Ruang yang Sering Terlupakan

Di tengah dinamika perubahan sosial yang terus berkembang, peran perempuan dalam pembangunan masyarakat semakin mendapat sorotan. Namun, satu ruang penting yang sering kali luput dari perhatian publik adalah peran perempuan di lingkungan pesantren. Padahal, dari ruang-ruang asrama dan madrasah inilah tumbuh para perempuan tangguh yang tidak hanya memahami ilmu agama,

Mengapa Perempuan Pesantren Penting?

Perempuan pesantren merupakan kelompok dengan karakteristik unik: mereka religius, memiliki kedekatan dengan komunitas akar rumput, serta terbiasa hidup dalam solidaritas sosial yang tinggi. Ketika diberdayakan dengan akses pendidikan yang inklusif dan ruang untuk berekspresi, mereka bisa menjadi katalis perubahan yang sangat kuat—baik dalam keluarga, lingkungan komunitas, maupun di tingkat kebangsaan.

Pesantren Syamsul Ulum Kota Sukabumi Jawa Barat

K.H. Ahmad Sanusi merupakan pendiri Pondok Pesantren Syamsul Ulum Gunung Puyuh Kota Sukabumi Jawa Barat. Saat ini Pondok Pesantren Syamsul ulum bertransformasi menjadi Yayasan Pendidikan Islam (YASPI) Pondok Pesantren Syamsul Ulum Kota Sukabumi Jawa Barat. KH. Ahmad Sanusi dilahirkan pada tanggal 03 Muharam 1036 H (18 September 1889) hari kamis, di Kampung Cantayan, Desa Cantayan, Kecamatan Cantayan, Kabupaten Sukabumi. Dan meninggal pada tanggal 15 Syawal 1369 H (1950) dalam usia 64 tahun. Ahmad Sanusi adalah putra ketiga dari KH. Abdurrahim bin H. Yasin yang merupakan keturunan dari Syekh Abdul Muhyi penyebar Islam di daerah Tasikmalaya.

Dukung Kami dengan Donasi

Kami mengajak Anda untuk ikut serta dalam mendukung kegiatan pendidikan dan pemberdayaan di Yayasan Srimanganti Nusantara.

Bantuan Anda sangat berarti bagi keberlangsungan program-program kami.

Rekening Donasi:

Bank: BRI
a.n: Putra Srimanganti Nusantara
180201000588566

Bukti Transfer :

Terima kasih atas donasi yang telah Anda berikan. Dukungan Anda sangat berarti bagi kelangsungan program kami di Yayasan Srimanganti Nusantara.