Jumat, 12 desember 2025 yang bertempat di Warung Nasi Uduk dan Ayam Goreng Mas Miskun. Srimanganti Nusantara menggelar sebuah diskusi gerakan berkolaborasi bersama Pengurus Cabang Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Jakarta Timur dan Pengurus Besar Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri dengan mengangkat judul “Perempuan di Garis Depan: Menghadapi Ancaman Digital terhadap Kebebasan Sipil”. 

Diskusi ini berlangsung dengan khidmat dan aktif di tengah cuaca Jakarta yang sedang dalam cuaca hujan deras dengan dihadiri oleh mahasiswa yang berasal dari PB PMII, PB KOPRI dan juga PC PMKRI Jakarta Timur.

Dalam pembahasan mengenai hal ini langsung disampaikan oleh Imanuel Obo Selaku Ketua PMKRI Jakarta Timur yang mengatakan bahwa 

“Perempuan memainkan peran penting dalam menjaga dan memperluas ruang demokrasi. Mereka hadir sebagai aktivis hak asasi manusia, jurnalis, akademisi, pembuat kebijakan, hingga penggerak komunitas. Melalui ruang digital, perempuan menyuarakan ketidakadilan, mengkritik kebijakan publik, serta membangun solidaritas lintas wilayah. Sayangnya, keberanian ini sering dibalas dengan kekerasan dan intimidasi di dunia maya. Pada akhirnya, menciptakan ruang digital yang aman bagi perempuan bukan hanya soal perlindungan individu, tetapi juga tentang masa depan kebebasan sipil dan demokrasi itu sendiri. Selama perempuan masih diserang, diintimidasi, dan dibungkam di ruang digital, maka kebebasan berekspresi belum benar-benar menjadi milik semua orang.”

Dalam penjelasan selanjutnya yang dijelaskan oleh Inda Hudiria selaku Wabendum PB KOPRI menjelaskan tentang bahaya dunia digital dan bagaimana cara menanganinya. 

“Ruang digital, yang seharusnya menjadi ruang bertumbuh, sering berubah menjadi ruang yang melukai. Adapun macam-bahaya dunia digital diantaranya adalah Kekerasan berbasis gender online, disinformasi, pengawasan dan intimidasi serta bias algoritma dan eksklusi digital.Untuk melindungi perempuan di ruang digital, kita perlu bergerak bersama: menguatkan literasi digital, mendorong kebijakan yang adil, menciptakan ruang aman, menuntut teknologi yang manusiawi, memberi dukungan psikososial.”  tegas Inda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dukung Kami dengan Donasi

Kami mengajak Anda untuk ikut serta dalam mendukung kegiatan pendidikan dan pemberdayaan di Yayasan Srimanganti Nusantara.

Bantuan Anda sangat berarti bagi keberlangsungan program-program kami.

Rekening Donasi:

Bank: BRI
a.n: Putra Srimanganti Nusantara
180201000588566

Bukti Transfer :

Terima kasih atas donasi yang telah Anda berikan. Dukungan Anda sangat berarti bagi kelangsungan program kami di Yayasan Srimanganti Nusantara.